KONDISI GEOGRAFIS

 

Desa Banjaran Kecamatan Taman secara astronomi terletak antara 1090 17” 30” – 1090 40” 30” Bujur Timur dan 80 52” 30” – 70 20” 11” Lintang Selatan (). Adapun secara geografis wilayah Desa Banjaran memiliki batas-batas sebelah utara berbatasan dengan Desa Pedurungan Kecamatan Taman, sebelah timur berbatasan dengan Desa Sitemu Kecamatan Taman, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Jabed Utara Kecamatan Taman dan sebelah Barat berbatasan dengan Desa Banjardawa Kecamatan Taman. Sedangkan luas wilayah Desa Banjaran adalah 220.970 km2 atau 220,970 Ha terdiri dari tanah sawah seluas 170 Ha dan tanah darat seluas 52,970 Ha. Adapun secara administratif Desa Banjaran terbagi dalam 7 (tujuh) dusun dan secara kelembagaan terbagi dalam 7 (tujuh) RW dan 34 RT.

Kondisi topografi wilayah Desa Banjaran terdiri dari daerah dataran Rendah dengan ketinggian rata-rata 8 meter diatas permukaan air laut. Wilayah desa Banjaran merupakan daerah yang datar atau pantai. Jenis tanah di Wiyalah Desa Banjaran terdiri dari tanah regosol batu-batuan pasir dan intermedier dan tanah latosal yang terdiri dari batu bekuan pasir. Pemanfaatan tanah sebagian besar untuk pertanian, tanaman pangan, buah-buahan dan sayur-sayuran yakni seluas 170 Ha atau 75,37% dari luas wilayah Desa Banjaran. Sedangkan sisanya seluas 52,97 Ha (24,63%) digunakan untuk bangunan perumahan/gedung serta pekarangan, tempat usaha, lembaga pendidikan dan sosial kemasyarakatan.

  1. GAMBARAN UMUM DEMOGRAFIS

 

Jumlah penduduk Desa Banjaran pada akhir tahun 2015 sejumlah 6.246 jiwa terdiri dari 3.145 jiwa laki-laki dan 3.101 jiwa perempuan. Sedangkan kepadatannya mencapai 1.422 jiwa/km2. Laju pertumbuhan penduduk  Desa Banjaran  pada  tahun 2015 sebesar 4,23 %.

Penduduk Desa Banjaran dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok usia yaitu :

          Tabel 1 : Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Usia.

Kelompok Usia    0-5 tahun 6-20 tahun 21-60 tahun 60 tahun keatas JUMLAH
Jumlah (jiwa) 402 1.688 3.620 536 6.246

          Sumber : Data Monografi Desa Banjaran Tahun 2015

Sedangkan Komposisi Penduduk Desa Banjaran berdasarkan Jenis Pekerjaan, Pendidikan, Mata Pencaharian/Lapangan Usaha sebagai berikut :

  1. Komposisi penduduk berdasarkan jenis pekerjaan.

Tabel 2 : Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Pekerjaan

Jenis Pekerja an Pen duduk PETANI Nela-yan Peng-usaha Sedang/ Besar Peng-rajin/ Industri Kecil Buruh Peda- gang Peng-ang kutan PNS TNI/ Polri Pensiunan Jml
Pe-milik Ta-

nah

Peng-garap Lahan Peng-garap Penye- kap Buruh Tani Indus-  tri Bangunan Pertam-bangan Perkebunan
Jumlah (jiwa) 739 717 664 837 36 131 395 20 498 48 93 46 35 4.259

                        Sumber : Data Monografi Desa Banjaran Tahun 2015

  1. Promposisi penduduk berdasarkan pendidikan.

Tabel 3 : Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Tingkat Pendidikan Belum Sekolah Tidak Tamat SD Tamat SD/ Sederajat Tamat SLTP/ Sederajat Tamat SLTA/ Sederajat Tamat Akademi/ Sederajat Tamat PT/ Sederajat Buta Huruf Jumlah
Jumlah (Jiwa) 1.516 1.800 3.873 919 560 96 27 0 6.246

                  Sumber : Data Monografi Desa Banjaran Tahun 2015

Komposisi penduduk berdasarkan Lapangan Usaha.

Tabel 4 : Jumlah Penduduk Berdasarkan Lapangan Usaha

Lapangan Usaha Pertanian, kehutanan, perkebun-an dan perikanan Pertam-bangan dan Peng- galian Industri Peng-olahan Listrik dan Air Minum Bangun-an/ Kon-struksi Perda-gangan Besar, Eceran, Rumah makan & Hotel Ang-kutan, Pergu-dangan dan Komu- nikasi Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan Bangunan dan Jasa Perusahaan Jasa Sosial Kemasyarakatan dan Perorang-an Lainnya (Kegiatan yang belum jelas batas-annya) Jumlah
Jumlah (jiwa) 3.957 20  25 13 35 5 48 50 80 48 6246

                  Sumber : Data Monografi Desa Banjaran Tahun 2015

  1. KONDISI EKONOMI

  1. Pertumbuhan ekonomi

Pertumbuhan ekonomi Desa Banjaran dipengaruhi oleh pertumbuhan hasil pertanian, industri kecil atau rumah tangga dan keberadaannya sebagai tumpuan perekonomian Desa Banjaran

  1. Pendapatan Perkapita

Pendapatan perkapita (pendapatan setiap orang per tahun)  merupakan salah satu indikator kondisi perekonomian Desa Banjaran. Pendapatan perkapita penduduk Desa Banjaran pada tahun 2015 sebesar Rp.35.000.000,00 (Tiga puluh lima juta rupiah) pertahun. Dengan pendapatan perkapita penduduk tersebut berarti rata-rata penduduk Desa Banjaran memiliki penghasilan + Rp.2.084.000,00 per bulan, artinya sudah lebih tinggi dari UMK Kabupaten Pemalang tahun 2015.

  1. Potensi Unggulan Desa

 

Desa Banjaran memiliki beragam potensi sumberdaya yang bisa dikembangkan, baik yang berasal dari sumberdaya alam maupun sumber daya buatan. Beberapa potensi unggulan dalam rangka mendukung pengembangan Desa Banjaran  meliputi :

1).   Industri rumah tangga (Pande Besi)

Desa Banjaran memiliki industri rumah tangga pembuatan Industri Pandai Besi yang berada di Dusun V yang ditekuni 4 Keluarga (4 besalen) yang menyerap tenaga kerja sebanyak 16 orang yang memproduksi Pisau ,Arit, Cangkul, dan alat pertanian lainnya dengan Omset sekitar Rp. 2.000.000,00 Pemasaran produk di sekitar Kabupaten Pemalang.

2).   Industri Kecil Makanan

Di Desa Banjaran memiliki banyak produk industri kecil, diantaranya adalah mping Mlinjo, marning, Uniko,Kripik Pisang dan rengginang. Emping mlinjo merupakan salah satu industri rumah tangga yang keberadaannya paling lama. Jumlah pengusaha ada sekitar 2 orang dengan tenaga kerja 6 orang. Industri ini terletak di Dusun I Desa Banjaran Kecamatan Taman. Emping mlinjo di pasarkan di sekitar Kabupaten Pemalang terutama tempat pembelanjaan/swalayan.

Sedangkan makanan Kecil seperti Unico,Kripek Pisang dan Rengginang berada didusun V dengan omset + Rp.3.000.000.(tiga juta rupiah perhari) ,dengan tenaga kerja 8 orang pekerja.

3).  Pengrajin Anyaman Bambu (Pyan)

Seiring dengan perkembangan pemanfaatan Tanaman Keras seperti Bambu Desa Banjaran membuat kesulitan bahan baku Bambu untuk Pembuatan Anyaman Bambu (Pyan) adalah merupakan sentra Pengrajin Anyaman Bambu (Pyan) yang digeluti 27 KK, dengan tenaga kerja 60 orang yang keberadaannya di Dusun I dan II Desa Banjaran , dengan perkiraan hasil yang diperoleh + Rp1.000.000,00 s/d Rp.2.000.000,00 per bulan.Pemasaran produknya terbatas di Desa – desa di Kabupaten Pemalang

4).   Pembuatan Tahu dan Tempe.

Di Desa Banjaran  memiliki industri rumah Tangga pembuatan Tempe  yang dikelola oleh masyarakat. Jumlah pengusaha ada 14 KK dengan tenaga kerja 24 orang. Industri ini terletak didusun I dengan jumlah pengusaha 4 KK, dusun II sejumlah 18 orang, dan dusun IV sejumlah 2 KK. Pemasaran produknya pasar disekitar kecamatan Taman. Omset yang hasilkan setiap tahun + Rp.50.000.000,00.

5).  Pengrajin Sarung Tenun Bukan Mesin (ATBM).

Di Desa Banjaran ada  industrian pengrajin Sarung Tenun (ATBM) yang dikelola oleh masyarakat. Jumlah pengusaha ada sekitar 2 KK dengan tenaga kerja 20 orang berada didusun IV dan V, dengan jumlah alat Tenun 20 unit,hasil produknya dipasarkan  di sekitar Kabupaten Pemalang dan kota – kota lain  Omset yang dihasilkan setiap tahun + Rp10.000.000,00.